BAIT PUISI YANG HILANG

Minggu, 26 April 2009

Aksara terjalin...terajut
Kata-kata bermakna tersusun
Kalimat-kalimat indah terangkai
Mengalir...dan mengalir mudah
Hanya memandang... wajahmu tersenyum
Hanya mendengar...desah nafasmu...tawamu
Hanya mencium...harum...wangi tubuhmu

Kini...kabut gelap menggayut pekat
Selimuti relung-relung auramu
Butakan pandanganku...
Tulikan pendengaranku...
Sumbat penciumanku...
Entah bagaimana lagi bait puisi ini kutuliskan...?
Entah dimana lagi bait puisi ini kusematkan...?

Bait puisi ini...tak lagi berarti

2 komentar:

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

bait puisi tetap berarti meskipun si dia tidak lagi bersamamu.

mampir ke sini supaya kolom koment gak kosong. boleh ya?

Noor's blog (inside of me) mengatakan...

makasih mba..rasanya memang bait puisi ini kembali berarti

Posting Komentar