BUNDA DIANA : MENCINTAI TANPA MELUKAI

Jumat, 15 Juli 2011

Sebenernya agak berat juga nih kalau bicara soal cinta, apalagi cinta antara 2 makhluk berlainan jenis yaitu antara pria dan wanita. Bagi saya, cinta itu suatu hal yang abu-abu. Cinta bukanlah ilmu pasti, bukan seperti matematika 1 + 1 = 2. Walau sebenarnya cinta itu bukan untuk dibicarakan tapi untuk dirasakan namun cinta tetaplah hal yang menarik untuk dibicarakan karena sudah jutaan kata, jutaan kalimat, jutaan kisah dan jutaan puisi telah tercipta, telah terucap juga telah tersurat untuk ungkapkan makna cinta. Dan masing-masing orang punya jawaban sendiri dengan arti dan makna cinta itu. Seperti yang diungkapkan Bunda Diana dalam puisinya :

Sebab, cinta adalah saat angin menggoda dedaun dan bebungaan
saat ia menerpa wajahmu dengan kelembutan
Ia tak kan pernah banyak kata dalam kehadirannya
Di mana pun, kapan pun, dan bagaimana pun caranya ia kan menyentuhmu serupa cahaya, tak terlihat namun terekam indera lainnya



Terlepas dari benar atau salah, saya berpendapat : Ketika seorang Pria memilih seorang wanita untuk menjadi pacarnya, kekasihnya atau istri untuk dicintainya. Ia akan mewujudkan bentuk cintanya itu dengan kasih sayang, perhatian, pengertian dan sebagainya kepada sang wanita. Dan begitu juga sebaliknya. Oleh sebab itu, ketika keduanya mewujudkan rasa cinta mereka dengan saling kasih mengasihi, saling memberi perhatian, saling pengertian, saling berbagi, menyatukan perbedaan, menghilangkan rasa ego masing-masing. Nah, disitulah letak makna cinta itu sesungguhnya.

Lalu jika ada pertanyaan...Dapatkah kau mencintai tanpa menyakiti?
Terus terang saya agak sulit mendapatkan jawabannya. Mencintai tapi menyakiti itu yang seperti apa? Apakah seperti over protective, cemburu yang berlebihan atau tidak boleh ini, tidak boleh itu dan sebagainya. Rasanya bohong besar bila keadaannya seperti itu masih bisa bilang cinta atau mencintai. Bila ada yang tersakiti, sepertinya telah rusak atau tersakiti pula makna cinta yang sebenarnya. Karena sekali lagi, cinta itu saling kasih mengasihi, saling memberi perhatian, saling pengertian, saling berbagi, menyatukan perbedaan, menghilangkan rasa ego masing-masing

Duh, pusing juga kalau bicara soal cinta. Tapi tak apalah, ini semata-mata untuk ikut berpartisipasi dalam acara giveaway yang diadakan oleh Bunda Diana : Mencintai Tanpa Menyakiti. Mudah-mudahan postingan yang rada ngawur dan sedikit kabur ini masih nyambung.

6 komentar:

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

hmm...segera meluncur ke sana. tapi..ada lho orang yg mencintai dan bisa menyakiti...cinta yg posesif itu namanya.

narti mengatakan...

menyatukan perbedaan? ralatif kali ya...
mungkin dgn adanya perbedaan itu bisa saling melengkapi :)

sukses dgn giveawaynya bang!

windflowers mengatakan...

semuanya memang serba tak pasti jika sudah berurusan dengan perasaan..karena perasaan tak jarang suka berubah :)
makasih sudah berpartisipasi :)

Anonim mengatakan...

hati akan selalu siap disakiti jika kita mencintai...cinta itu diluar logika. itu adalah cinta sebenar2nya..

noor jaman mengatakan...

cinta bukan paksaan, tpi cinta adalah kesadaran...!!!

noor jaman mengatakan...

karna cinta adalah kasih&sayang.

Posting Komentar