DIRJEN PAJAK....SAKTI ?

Selasa, 13 April 2010

Ini bukan cerita mengada-ada tetapi benar-benar saya alami. Dibalik meriahnya berita tentang Gayus yang pegawai pajak juga markus pajak, secara kebetulan saya mendapat keberuntungan yang saya sendiri tak tahu persis apakah berhubungan dengan itu atau tidak. Satu kali saya tertangkap basah oleh seorang polisi karena membawa motor melawan arah. Memang hal itu sering saya lakukan, biasalah...untuk mencari jalan pintas dan cepat ( don't try this at home..he..he ) . Tapi hari itu saya sedang apes, kepergok polisi dan langsung diminta minggir. Polisinya galak pula..tidak pakai " selamat pagi..! " atau paling tidak " Hai...!" he..he, tapi langsung membentak.

" Minggir kamu...! mana surat-suratnya.." bentak polisi itu sambil pasang muka galak. Mau nggak mau saya mengeluarkan STNK, ada rasa dag-dig-dug juga sih...soalnya saya belum punya SIM. Tapi entah karena masih dekat rumah atau apa, saya masih bisa berlagak tenang sambil cengar-cengir. Dalam hati " moga-moga aja pak polisi nggak minta SIM.." tapi..
" SIM nya mana ?" masih dengan galaknya
" Nggak ada pak, belum sempat bikin..." jawab saya pelan
" Bagaimana sih...!? punya motor tapi nggak punya SIM. Coba lihat KTPnya..! " Ujar pak polsi sambil mengeluarkan surat tilang. Sayapun pasrah dan buru-buru mengeluarkan KTP dan langsung memberikannya ke pak polisi.
" Kamu ini bagaimana sih sampai nggak sempat bikin SIM, Gayus saja bisa...! " Ujar pak polisi lagi. " Lho...apa hubungannya sama si Gayus ? wah...pak polisi kebanyakan nonton tv nih...sedang menilang saja, Gayus di bawa-bawa " pikir saya dalam hati dan agak bingung. Karena saya pikir pak polisi bercanda, sayapun menjawabnya dengan bercanda pula.
" Wah...kalau Gayus kan sudah pintar pak ! kalau saya masih bodoh...belum ngertilah.." canda saya.
" Memang dasar orang pajak, nggak ada yang benar. Lama-lama kamu juga bisa seperti Gayus juga..! nah...kamu ada waktu buat sidang tanggal 30.." tanya pak polisi.
" Wah...nggak tahu pak ! kayaknya sih susah...tergantung bos Gayus deh..." jawab saya keterusan bercanda karena pak polsipun sudah nggak kelihatan galak.
" Ya sudah, kali ini saya nggak tilang. Tapi lain kali taat sama peraturan, jangan ikut-ikut seperti Gayus.." Ujar pak polisi sambil mengembalikan STNK dan KTP saya. Sayapun mengucapkan terima kasih dan pak polisi itupun pergi.

Saya hampir tak percaya, sampai saya menatap motor pak polisi yang berlalu sampai hilang dari pandangan. Bingung sekaligus heran, kok pak polisi itu baik banget ya ? saya tidak jadi ditilang, tidak juga diminta uang damai. " Wah...beruntung banget !" pikir saya. Tapi ketika saya akan memasukkan STNK dan KTP ke dalam dompet, barulah saya tersadar. Ternyata yang saya berikan ke pak polisi bukan KTP tapi kartu NPWP saya yang disitu tertera dengan jelas " DIREKTORAT JENDERAL PAJAK ". Terus terang saya langsung tertawa sendirian ( untung nggak ada yang lihat..he..he ). " Wah...pantas saja sejak tadi pak polisi itu ngomongin Gayus ! lalu apakah karena kartu NPWP ini saya batal ditilang " pikir saya dalam hati.

Kalau memang begitu... ternyata kartu NPWP saya membawa berkah dan ternyata Dirjen Pajak atau nama Gayus begitu sakti dan bisa menyihir pak polisi tadi sehingga tidak bisa membedakan mana kartu NPWP...mana kartu pegawai pajak. Atau karena pak polisi itu baru pulang bertugas, masih mengantuk dan belum sempat ngupi...he...he. Tapi bagaimanapun, saya ngucapin terima kasih buat pak polisi itu. Saya do'kan semoga panjang umur, selalu dilimpahkan rejeki dan tetap menjadi polisi yang baik.

21 komentar:

annie mengatakan...

haha ... itu artinya pak polisinya bukan penyetor pajak dan karenanya gak punya NPWP, sampai gak bisa membedakan kartu pegawai dan kartu NPWP.

Berkah Allah itu mah, Mas, yang membuat pak polisi jadi 'baik'

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

gayus banget dong, eh..untung banget dong.hhehee

Clara mengatakan...

enaknya jadi dirjen pajak, ga ditilang T^T

Girant_31 mengatakan...

Itulah indonesia sodara-sodara..

Seti@wan Dirgant@Ra mengatakan...

Koq Bang fendinya pindah kesini sih Bang?
gayus banget sih ah....

Noor's blog (inside of me ) mengatakan...

@ Mba Annie : Iya mba...bener tuh ! itu memang berkah dari Allah
@ Mba Fanny : He..he..he..jarang2 tuh mba, untung kayak gitu
@ Non Clara : Ah..masa sih non ?
@ Girant : Ah...itu cuma oknum mas, nggak semuanya...
@ Pak Iwan : Soalnya ini cerita beneran pak, jadi kalo agak serius bang Pendi ngomongnya disini..he..he

Syam Oby mengatakan...

bhuakkakaka
polisinya lagi kesurupan kalii....

hihih
salam kenaaal
ini oby

di tunggu yah kunjungan baliknyaa

Girant_31 mengatakan...

Sillaturrahmi Malam..

♥ria♥ mengatakan...

beruntung bgt bang hihihi

Belajar Desain Grafis mengatakan...

paling males membahas tentang hal hal ang berbau korupsi... karena terus sakit hati uangku di di gunakan untuk kepentingan pribadi bukan untuk negara...,

uang rakyat di pake yang aneh aneh bukan di peruntukan untuk kesejahteraan rakyat...

Sekarang zamannya yang punya uang yang berkuasa... !!!! parah..
izin follow sekalian dah...

brow... ini salah satu blog saya yang membahas tentang desaingrafis..., link mu udah tak pasang di homepage...

Radhityanotes'com

Radhitya Notes mengatakan...

Hati hati..., Koruptor ada di sekitar kita...
Prestasi Indonesia sangat bagus...
Koruptornya Bayak....
Kapan bisa Maju.....

Noor's blog (inside of me ) mengatakan...

@ Syam Obi : Salam kenal juga...makasih dah mampir
@ Girant : Lain kali kalo mampir bawa pisang goreng bos...
@ Ria : Iya teh...jarang2 khan..
@ Radithya : Beres bos...mantep deh ! nanti ta mampir kesana...

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

kalo mo ikutan lomba, jgn tunggu tahun depan, keburu jamuran..hehehe..ups, salah alamat nih. mestinya koment di blog atu lagi ya, noor? hi hihi...

enny mengatakan...

hahaha... pak pulisi-nya gak punya npwp tuh :D
ckck.. udah naek motor puluhan taun, belum ada sim?! apa kata gayus?? :p

AISHALIFE-LINE mengatakan...

hehehe,dah ngantuk tapi,ngakak baca cerita gayus.

secangkir teh dan sekerat roti mengatakan...

sayang saya belum punya NPWP :D

Abd. Basid mengatakan...

Sory baru sempat berkunjung mas nor.
Wah, beruntung banget waktu itu pean mas.. Padahal sudah salah g dikenan apa2. Ya dah kasih saya ja uangnya, sebagai tanda syukur karena selamat dari "terkaman" polisi... hehehehe

catatan kecilku mengatakan...

Kalau gitu lain kali kalau ada pemeriksaan dari polisi aku mau nunjukin kartu NPWP aja deh... kali2 aja bener2 sakti hehehe

the others... mengatakan...

Lho.., postingan barunya kok gak bisa dibuka ya Bang..?

Latifah Hizboel mengatakan...

Hehehe...anugerah tuh mas, hati pak polisinya dibalikin sama Allah jadi berubah pikiran, karena mas Fendi orang baik :)

Rosi Atmaja mengatakan...

hahaha.. bener juga bang mungkin polisinya sungkan mau nilang...

Posting Komentar